Friday, 8 July 2016

MAHABBAH (CINTA)

MAHABBAH

     Mahabbah adalah suatu kedudukan yang di dalamnya bersaing banyak orang untuk memperebutkannya
     Hanya tertuju kepadanyalah orang-orang yang beramal memusatkan perhatian mereka
     Demi untuk meraih ilmu mengenainya, orang-orang yang paling terdahulu menyingsingkan lengan bajunya
     Dan oleh karenanyalah, orang-orang yang dimabuk cinta melupakan segalanya
     Dan berkat keharuman hembusannya, orang-orang ahli ibadah bersemangat dalam mengerjakan ibadahnya
     Mahabbah (cinta) adalah konsumsi kalbu manusia, santapan rohani mereka, kesejukan hati mereka, kesenangan jiwa mereka, cahaya akal, dan kesejahteraan batinnya
     Dan mahabbah adalah tujuan semua cita-cita, kesudahan semua harapan, jiwa kehidupan, dan kehidupan jiwa.


        Mahabbah (cinta) adalah kehidupan. Barang siapa yang tidak memiliki rasa mahabbah (cinta), maka dia termasuk golongan orang-orang yang mati. Cinta adalah cahaya. Barang siapa kehilangan cintanya, maka keberadaannya bagaikan orang yang berada di dalam lautan kegelapan. Cinta adalah obat penawar. Barang siapa hatinya kosong dari cinta, niscahya segala macam penyakit akan bersarang di dalamnya. Cinta adalah kenikmatan. Barang siapa tidak dapat meraihnya, maka kehidupannya akan senantiasa berada dalam kegundahan dan penderitaan. Cinta adalah jiwa keimanan, kedudukan, dan keadaan semua amalan. Manakala semuanya itu kosong dari cinta, maka kedudukannya sama dengan tubuh yang tidak ada ruhnya. (Dikutip dari ungkapan Ibnul Qayyim tentang Mahabbah)

Friday, 13 November 2015

PENGERTIAN TAQWA

        Taqwa adalah suatu hal yang besar dan kedudukannya yang tinggi. Taqwa adalah landasan agama. Tiada kehidupan tanpa taqwa, bahkan kehidupan tanpa ketaqwaan tidak akan tertahankan, melainkan akan menjadi lebih rendah keadaannya daripada kehidupan hewan. Tiada kebaikan bagi manusia, kecuali dengan ketaqwaan. Taqwa adalah perbendaharaan yang sangat sulit. Akan tetapi, jika Anda beruntung dapat meraihnya, maka Anda akan menjumpai di dalamnya permata yang mulia, kebaikan yang banyak, rizki yang berlimpah, keberuntungan yang besar, jarahan yang melimpah-ruah, dan kerajaan yang besar, seakan-akan semua kebaikan dunia dan akhirat terhimpunkan dan menjadi satu berada dalam pekerti yang satu ini, yaitu taqwa.
   
  Jika Anda merenungkan sebutan taqwa yang terkandung dalam Al-Qur'an, maka Anda akan  menjumpai berapa banyak kebaikan yang berkaitan dengannya, berapa banyak pahala yang dijanjikan bagi pelakunya, dan berapa banyak kebahagiaan yang dihubungkan dengannya.
        Inilah taqwa, bagaikan naungan yang mengenakkan orang yang hidup di bawahnya. Inilah taqwa, kehidupan yang mulia. Apakah taqwa itu dan bagaimanakah dafinisinya? Bagaimana taqwa dapat diraih? Apa sajakah buah taqwa itu? Ada berapa tingkatannya dan faktor apa sajakah yang dapat membantu bagi realisasinya?
   
   Menurut istilah bahasa, lafazh at-taqwa adalah bentuk isim dari at-tuqo, sedang bentuk mashdarnya adalah al-ittiqo',diambil dari materi waqa. Berasal dari al-wiqoyah yang artinya sesuatu yang dijadikan sebagai sarana pelindung oleh manusia untuk menghindari diri dari sesuatu yang membahayakan. Dengan demikian, al-wiqoyah artinya pelindung sesuatu. Dikatakan: Waqoohullaahussuu-a wiqooyatan, artinya Allah benar-benar memeliharanya dari kebudrukan.
   
  Adapun taqwa menurut terminologi syari'at, maka sehubungan dengan definisinya para ulama telah mengungkapkan beberapa pengertian, diantaranya ialah seperti pendapat mereka berikut ini:

  • Bila Anda menjadikan tirai dan penghalang antara diri Andadan hal-hal yang diharamkan oleh Allah.
  • Mengerjakan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Orang-orang yang bertaqwa adalah mereka yang mengikuti apa yang diperintahkan oleh Allah kepada mereka, dan mereka sama sekali tidak berani melanggar apa yang telah dilarang oleh Allah terhadap mereka. 
  • Taqwa ialah takut kepada Tuhan Yang Mahamulia, mengamalkan wahyu   yang diturunkan oleh-Nya, menerima dengan tulus rizki yang sedikit, dan membuat bekal untuk hari berpulang.
  • Taqwa itu ialah bila seorang muslim memberi jarak antara dirinya dan hal-hal yang dikhawatirkan akan menimbulkan kemarahan Tuhan-nya, kemurkaan, dan siksa-Nya, sehingga ia terhindar dari hal tersebut, dengan cara mengerjakan ketaatan kepada-Nya dan menjauhi kedurhakaan terhadap-Nya.
    Umar pernah bertanya kepada Ubay bin Ka'b: " Apakah taqwa itu? Ubay balik bertanya: "Wahai Amirul Mukminin, pernahkah engkau menempuh jalan yang banyak onak durinya?" Umar menjawab: " Aku angkat betisku seraya memandang ke arah tempat - tempat yang akan diinjak oleh telapak kakiku, lalu aku memajukan salah satu kakiku atau memundurkan yang lainnya karena aku takut bila kakiku tertusuk duri." Ubay bi Ka'b pun berkata : " Demikianlah gambaran taqwa, yaitu menyingsingkan lengan baju untuk mengerjakan ketaatan, membedakan mana yang halal dan mana yang haram, bersikap hati - hati agar tidak tergelincir, dan senantiasa mesara takut kepada Tuhan Yang Mahabesar Lagi Mahatinggi. '
  • Taqwa adalah landasan agama. Dengan taqwa, seorang hamba dapat naik ke tingkat keyakinan. Taqwa adalah bekal kalbu dan jiwa manusia, karena dengan takwa kalbu dan jiwa manusia beroleh konsumsi dan bekal, dan hanya dengan bersandar pada taqwalah seseorang dapat berhubungan ( dengan Tuhannya ) dan meraih keselamatan.
  • Sehubungan dengan pengertian ini, Ibnul Mu'taz telah mengatakan melalui bait - bait syair berikut :
Tinggalkanlah semua dosa,
yang kecil dan besarnya, itulah taqwa
Bersikaplah seperti orang yang berjalan ditanah penuh duri
Dia akan mewaspadai apa yang dilihatnya
Jangan sekali - kali meremehkan dosa kecil
Karena sesungguhnya gunung pun berasal dari tumpukan keriki

  • Ibnu Rajab telah mengatakan bahwa pengertian asal taqwa ialah bila seorang hamba membuat pelindung antara dirinya dan hal-hal yang ditakuti dan diwaspadainya agar terhindar darinya.
  • Adakalanya kata taqwa digandengkan dengan nama Allah seperti yang terdapat dalam firman-Nya yang artinya "dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu beruntung." (QS. Al-Baqarah (2):189)
  • Termasuk di antara pengertian taqwa yang sempurna ialah mengerjakan hal-hal yang diwajibkan dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan dan segala yang syubhat. 
Sumber : Buku Silsilah Amalan Hati karya Muhammad bin Shalih Al-Munajjid

Friday, 8 March 2013

KEAJAIBAN SEDEKAH ITU BOHONG !!!

Assalamualaikum Wr. Wb

Pertama – tama, biarkan saya menjawab pertanyaan teman - teman semua, Memang benar keajaiban sedekah itu adalah BOHONG.

 (B): Benar-benar dibalas Tuhan

Tentunya anda tahu dan paham dengan konsep matematika Tuhan yang mengatakan bahwa 10-1= 19, sebab matematika ini berlandaskan pada konsep pembalasan yang diberikan Tuhan dari sedekah adalah 10 kali lipat. Anda tahu? Tuhan adalah satu-satunya di Semesta ini yang Maha Segala Maha, termasuk Maha menepati janji, maka anda tidak perlu ragu lagi atau mempertanyakan lagi konsep ini.
Tuhan berjanji untuk membalas sedekah kita sepuluh kali lipat, tidak ada penekanan bahwa yang harus disedekahkan itu adalah uang, karena uang adalah objek ciptaan manusia dengan hasil kesepakatan yang hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah itupun dalam cakupan wilayah suatu negara. Apapun itu jika intinya adalah sedekah maka akan dibalas 10 kali lipat. ingat SEPULUH KALI LIPAT titik.

 (O): Optimalisasi daya kesuksesan yang penuh berkah

Untuk hal ini tidak perlu mengarahkan pikiran agar mencerna lebih detail, anda tadi sudah membahas tentang pembalasan sepuluh kali lipat, dan sedekah adalah tindakan berpahala. Rumus kehidupan ada yang namanya roda perjalanan nasib, jika anda ingin nasib anda berketerusan baik maka anda harus menjaga perputaran roda itu agar terus berputar dengan pemicunya juga perbuatan kebaikan. Salah satu sumber energi yang tiada habisnya adalah sedekah, dan ini merupakan energi terhebat yang mampu membuat perputaran roda nasib anda berputar dengan kecepatan tidak terjangka oleh alat pengukur manapun, karena yang bekerja dalam perputaran roda itu adalah langsung sentuhan dari Tuhan.

 (H): Hidup jadi lebih tenang karena bisa berbagi dengan mereka yang membutuhkan

Tenang adalah efek nyata kedua setelah rasa bahagia yang anda dapatkan dari bersedekah, karena sedekah juga merupakan alat pembersih harta terbaik dari kotoran-koran dosa yang nantinya akan kita gunakan untuk diri sendiri maupun keluarga dalam hal merajut perjalanan hidup. Tentu dapat dibayangkan bagaimana kebimbangan anda atas lisensi jaminan harta bersih dari dosa jika anda tidak melakukan sedekah? masih mau mengkonsumsi makanan enak tanpa label halal?, silahkan saja anda mencobanya dengan catatan anda siap lahir dan bathin atas efek samping yang bakalan anda dapatkan, begitulah kita umpamakan dengan sedekah.

 (O): Obat anti gagal yang sangat mujarab bagi kehidupan

Bagaimana anda bisa gagal hanya karena bersedekah? ini adalah pertanyaan yang sama sekali tidak masuk akal, karena selain dengan dibalas sepuluh kali lipat, anda juga mendapatkan bonus berupa doa-doa kebaikan atas diri anda dan kehidupan anda.
Jika didalam hidup ini hanya anda sendiri yang memohon dan negosiasi dengan Tuhan berharap kebaikan mungkin bisa saja Tuhan mengurungkan hak Istimewanya untuk mengabulkan doa anda dengan alasan tertentu atau tanpa alasan apapun sah-sah saja, sebab Tuhan adalah jabatan Esa tanpa ada yang mampu menyamainya. Lain halnya jika yang bermohon dan berdoa melakukan negosiasi atas diri anda itu dilakukan oleh banyak orang dengan segenap rasa tulusnya, apa mungkin Tuhan tetap menggagalkan terkabulnya doa?. Ketika anda bersedekah dan tetap gagal juga maka telitilah kembali dalam penataan niat, jangan-jangan ada terselip kesombongan atau riya' diantara niat tulus dan baik anda itu, sebab kalau kesalahannya dari Tuhan sama sekali tidak akan mungkin dan tidak pernah mungkin.

 (N): Nunggak dan hutang apapun bisa dilunasi dengan sedekah

Untuk yang ini, pembuktiannya banyak sekali, anda bisa memilihnya dari sekian banyak ragam dengan membaca tulisan-tulisan mereka yang mengalaminya di wisata hati asuhan ustd.Yusuf Mansur.
Bahasa yang mudah dicernanya begini, sedekah satu saja dibalasnya sepuluh kali lipat, nah satu itu sudah cukup untuk menyangkal darimana alasan anda tetap bisa nunggak dan tidak bisa melunasi hutang anda.
Tuhan itu Maha pemurah dan Maha Adil atas apapun yang diperbuat oleh umatnya, hanya saja terkadang umatnya ini saja yang tidak sadar diri atas kemurahan yang diberikan Tuhan.

 (G): Gampang dan dipermudahkan setiap langkah baik di dunia maupun di akhirat

Dengan sedekah maka anda secara tidak langsung melakukan serangkaian kebaikan dengan cara rapel plus mendapatkan bonus bonus spesial, mulai dari doa-doa penuh kebaikan dari yang menerima sedekah hingga balasan dari janji-janji yang sudah Tuhan firmankan. Orang seperti itu adalah orang-orang yang berada pada jalur yang penuh berkah dan hikmah, mana mungkin Tuhan mempersulit hidup dan kehidupan ummatnya, sebab ummat yang dekat dengan lingkungan penuh berkah adalah ummat yang sudah sterilisasi dari virus-virus negatif kehidupan.

Sumber : Mind Power Generation

Tahukah anda bahwa Allah Yang Maha Kaya lah yang menjanjikan ini semua. Untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa janji Allah SWT yang berkaitan dengan sedekah

An-Nisaa`:114
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma`ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.

Al-Baqarah:245
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

Al-Baqarah:261
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Al-Baqarah:271
Jika kamu menampakkan sedekah(mu) [*], maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(ket[*]: Menampakkan sedekah dengan tujuan supaya dicontoh orang lain.)

Ali-`Imraan:092
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Masih ragu ? atau anda miskin untuk berinvestasi kepada Allah SWT ? ya sudah. Share saja blog ini ke akun facebook / twitter / kaskus anda. Insya Allah akan ada orang lain yang melihat ajakan anda di internet ikut bersedekah dan anda akan mendapatkan pahala yang sama seperti orang yang bersedekah tersebut tanpa mengurangi pahala si penyedekah.

Dan apabila berkenan saya berharap anda dengan ikhlas membaca Al – Fatihah untuk mendoakan orang – orang yang memiliki hajad, ingin mendapatkan jodoh, ingin memiliki keturunan, terbebas dari hutang, akan diberi kemudahan untuk mencapai hajatnya atas ridho Allah SWT. AMIN

Maaf apabila ada salah – salah kata, dan saya berterimakasih kepada sumber - sumber yang pasti akan mendapatkan pahala. saya mohon maaf atas perhatiannya saya ucapkan


TERIMAKASIH


Tag : Sedekah, Keajaiban Sedekah, Keajaiban dari Sedekah, Keuntungan Sedekah, Keajaiban Sedekah, Kelebihan Sedekah, Cara Bersedekah, Sedekah, Keajaiban Sedekah, Keajaiban dari Sedekah, Keuntungan Sedekah, Keajaiban Sedekah, Kelebihan Sedekah, Cara Bersedekah, Sedekah, Keajaiban Sedekah, Keajaiban dari Sedekah, Keuntungan Sedekah, Keajaiban Sedekah, Kelebihan Sedekah, Cara Bersedekah, Sedekah, Keajaiban Sedekah, Keajaiban dari Sedekah, Keuntungan Sedekah, Keajaiban Sedekah, Kelebihan Sedekah, Cara Bersedekah, Sedekah, Keajaiban Sedekah, Keajaiban dari Sedekah, Keuntungan Sedekah, Keajaiban Sedekah, Kelebihan Sedekah, Cara Bersedekah, Sedekah, Keajaiban Sedekah, Keajaiban dari Sedekah, Keuntungan Sedekah, Keajaiban Sedekah, Kelebihan Sedekah, Cara Bersedekah